Menpora Berharap Santri Menjadi Icon Indonesia

indonesiasatu, 09 Feb 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

JOMBANG - Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia Imam Nahrawi meminta para santri pesantren menjadi icon Indonesia dalam bidang olahraga dan kreatifitas generasi milineal. Pesantren punya potensi besar dalam hal ini. Salah satunya karena kemajemukan bakat alami dan asal-usul santri yang beragam.

Pernyataan ini disampaikannya saat membuka pertandingan sepakbola santri Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur di lapangan Untung Suropati, Jumat (8/2). Pertandingan ini dalam rangka Hari Ulang Tahun Pondok Pesantren dan Madrasah (Humapon) Bahrul Ulum.

“Saya sangat mengapresiasi liga humapon ini, sebagai santri harus bisa membuat hal yang baru. Santri harus semangat mengikuti kegiatan seperti ini. Untuk menunjukkan santri bisa menjadi icon bangsa Indonesia dimasa mendatang. Semoga santri Tambakberas bisa menjadi icon santri di kancah nasional nantinya. Bibit-bibit ini di kader sehingga ketika ada liga santri nanti diikutkan,” katanya. 

Ia juga mengaku sangat terkesan dengan pertandingan bola ala santri. Mayoritas pendukungnya menggunakan sarung dan memakai kopiah. Ribuan santri campur baur bersama pengasuh pesantren menyaksikan pertandingan sepakbola. Suasana kekeluargaan sangat kental terasa.

Imam Nahrawi sempat kaget melihat pertandingan sepakbola ala santri ini juga memiliki komentator. Imam lalu mendekati komentator dan mengamati secara dekat sang komentator. Guyon kocak komentator membuat Imam terhibur dan tertawa lepas.

“Sangat bangga dengan santri, disini berbeda dengan liga di sana. Biasanya pendukunganya pakai celana kalau disini pakai sarung. Saya salut dengan Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ini,” tambahnya.

Dikatakannya, pertandingan serupa perlu terus ada di pesantren agar bakat para santri bisa terasah. Ia pun bersyukur bisa ikut hadir dalam pembukaan pertandingan sepakbola santri tersebut. “Saya tidak menyangka bisa menghadiri pembukaan liga humapon ini. Ini kebetulan saja waktu saya ke Tambakberas di minta para kiai untuk menghadiri acara ini,” ujarnya.

Sementara Ketua Yayasan Bahrul Ulum KH Wafiyul Ahdi mengatakan pertandingan sepakbola ini dibagi dalam beberapa tim. Tim tersebut merupakan kumpulan dari beberapa daerah. Seperti Jombang dan Mojokerto memiliki tim Joker. Lamongan, Tuban, Bojonegoro tergabung dalam tim Artebest.

"Semoga dengan liga seperti ini santri bisa tembus di Timnas Indonesia. Kita berharap peserta bermain yang baik tidak membawahkan kericuan. Tunjukan akhlak santri. Dan semoga para santri tambah semangat setelah di sambangi menpora,” tandasnya. (Choirurrojikin /kla) 

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami